Pages

Rabu, 23 September 2015

Gunung Cikuray Terbakar Hari Ini




Setelah dihebohkan dengan berita Gunung Papandayan Terbakar dan Ditutup Untuk Sementara sekitar kurang lebih satu bulan yang lalu, kali ini tempat wisata pendakian Gunung Cikuray pun ikut terbakar. Faktor musim kemarau yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran dipicu juga oleh tangan manusia itu sendiri. Membuang puntung rokok secara sembarangan hingga api unggun yang tidak dipadamkan dengan baik adalah beberapa faktor yang bisa menimbulkan kebakaran hutan.



Kebakaran yang terjadi pada hari rabu tanggal 23 pada sekitar jam 14:00 yang belum diketahui pasti penyebabnya ini membakar hutan sekitar kawasan Gunung Cikuray. Titik api yang melaju menuju kawasan pemancar terus mendapat perhatian dari petugas setempat yang kemudian menurunkan personil untuk segera memadamkan api sebelum meluas, berkat ketelatenan dan gerak cepat para petugas, menjelang sore hari api pun dapat dipadamkan.



Antisipasi bencana alam khususnya kebakaran hutan yang berada di Gunung Cikuray telah dilakukan dengan baik seperti terdapatnya sarana komunikasi, patroli berkala, transportasi pemadam yang siap digunakan, pemotretan wilayah rawan kebakaran. 

Saat terjadinya kebakaran berbagai tindakan dapat dilakukan. Apabila kebakaran hutan bersekala kecil bisa diusahakan melakukan penyemprotan air secara langsung atau membabat benda atau tanaman yang mudah terbakar guna memotong jalur api. Jika api dari kebakaran berskala luas dan besar, kita dapat melokalisasi api dengan membakar dan mengarahkan api ke pusat pembakaran, yaitu umumnya dimulai dari area yang menghambat jalananya api seperti sungai, danau dan jika memungkinkan bisa dnegan jalan melakukan peyemprotan air secara merata dari udara dengan menggunakan helikopter. 





Sebagai salah satu tujuan wisata pendakian yang cukup menantang, Gunung Cikuray cukup menjadi tujuan favorit bagi para pendaki, backpacker maupun para pecinta alam. Gunung yang memang mempunyai posisi sebagai gunung tertinggi ke empat di jawa barat ini sepatutnya mendapat perawatan dari pewisata gunung yang datang berkunjung, dengan cara tidak membuang sampah atau puntung sembarangan atau dengan memadamkan api dengan benar.

Pembalakan liar di Gunung Cikuray pun kerap kali terjadi, menambah daftar hitam manusia yang tidak menghargai alam dengan keserakahannya. Saat alam marah, manusia hanya bisa meratap tanpa menyadari apa yang telah mereka lakukan terhadap alam. 

Saling mengingatkan antar pecinta alam demi terjaganya lingkungan sekitar khususnya tempat wisata hutan atau gunung yang  dikunjungi. Jangan sampai nama pecinta alam berubah nama menjadi perusak alam karena tidak ketidak pedulian sesama. Dapat di yakini jika salah satu pecinta alam terbukti melakukan kelalaian, lambat laun akan merusak istilah pencinta alam itu sendiri secara global.

Membutuhkan kerjasama dan perhatian dari para pengelola, petugas, pengunjung, petani yang berada di sekitar untuk selalu merawat alam pada umumnya, khususnya Tempat Wisata di Garut.

0 komentar:

Posting Komentar