Pages

Sabtu, 20 Februari 2016

Perayaan Gebyar Budaya Garut 2016


Peringatan Ulang Tahun Garut digelar untuk dapat lebih memperkenalkan Garut dalam hal pariwisata, makanan khas dan berbagai hal yang berbau dan mempunyai ke khasan budaya sunda yang berada di Kota Garut seperti contohnya kerajinan kulit sukaregang. Acara hari jadi garut ke 203 ini diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Garut yang bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperkenalkan segala sesuatu tentang Garut yang mempunyai keunggulan yang kemudian diperkenalkan kepada para wisatawan yang sedang dan akan mengunjungi keindahan kota Garut di kemudian hari

Acara yang direncanakan berlangsung dari tanggal 23 Februari sampai dengan 27 pada tahun 2016 ini. Rencananya Gebyar Garut dijanjikan akan lebih meriah dibandingkan perayaan HUT Garut sebelumnya. Ribuan peserta yang memadati acara yang juga memeriahkan hari jadi Garut ini sebagian mempersembahkan beberapa pentas seni atau atraksi seni tradisional yang diharapkan menjadi salah satu daya tarik untuk para tamu berkunjung lebih banyak lagi ke kota Garut.

Gebyar Budaya Garut dibuka dengan kedatangan Bupati di Gedung KNPI yang sebelumnya akan berjalan kaki dari Pamengkang yang akan diiringi dan dimeriahkan oleh rombongan  kesenian tradisional Surak Ibra. Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi Intan Rumingkan Midang Dangiang dan kawin cai dari berbagai komunitas budaya di Garut.



Untuk lebih meningkatkan kecintaan akan hal budaya dari sejak dini, beberapa siswa dan siswi SMP sampai SMA diikutkan dalam acara pembukaan Intan Rumingkang Midang Dangiang. Tak hanya itu, beberapa Unit Kerja Piranti Daerah dan kecamatan akan mengikuti kirab tumpeng.

Informasi yang didapat dari Kepala Disbudpar yaitu bahwa acara HUT Garut ini tidak hanya akan diikuti oleh pentas seni yang berasal dari Garut saja, tetapi adapun beberapa kota lain yang berasal dari luar Jawa Barat ikut meramaikan acara Gebyar Budaya Garut dengan keunikannya.

Pertunjukan seni ini diperkirakan kurang lebih sekitar 30 helaran seni yang berasal dari kota Garut dan luar Garut seperti dari Ciamis, Banjar, Cirebon, sampai Karawang, Papua, Sumatera Utara, Gorontalo, Jakarta, sampai Bangka Belitung. Kesenian Pencak, kecapi suling, angklung, calung, reog, bobodoran dan masih banyak lagi akan diadakan di panggung yang berjumlah lima buah yang dapat anda saksikan disepanjang jalan Ahmad Yani Garut.


Jika anda adalah salah seorang pengagum budaya modern sekaligus penikmat kesenian tradisional, acara ini memang cocok anda saksikan karena tidak hanya seni sunda saja yang diperkenalkan, tetapi juga beberapa kesenian yang digemari oleh anak mudapun akan digelar di acara ini sebagai bentuk apresiasi kepada anak muda Garut yang berkarya.

Berita terakhir yang didapat yaitu, bahwa HdG Team pun diundang untuk menghadiri acara ini untuk ikut serta memeriahkan dan menyaksikan beberapa acara. Hal ini disambut dengan baik oleh Tim dan kru HdG yang telah memperkenalkan wisata Garut di nasional maupun internasional. Maju terus Garut!

0 komentar:

Posting Komentar